Komponen Laporan Laba Rugi yang Wajib Anda Ketahui

3 Agustus 2022

Komponen Laporan Laba Rugi yang Wajib Anda Ketahui - Menyusun laporan laba rugi memanglah bukan hal yang asing lagi seorang pebisnis. Sehingga dengan adanya laporan laba rugi pebisnis akan menjadi peduli terhadap kondisi keuangan perusahaan.

Secara umum adanya format komponen laba rugi dibuat untuk memberikan informasi tentang segala biaya atau pendapatan baik itu secara pengeluaran atau pemasukan. Sehingga dalam bisnis pemilik usaha pastinya membutuhkan tiga komponen laporan keuangan penting lainnya seperti laporan laba rugi, laporan neraca, dan laporan arus kas selama periode tertentu.

Dilihat dari definisinya bahwa komponen laba rugi dan komponen laba rugi komprehensif memiliki perbedaan.  Yaitu komponen laba rugi adalah perhitungan total pendapatan dikurangi beban, sedangkan komponen laba rugi komprehensif perhitungannya termasuk laporan laba rugi dan pendapatan komprehensif lainnya.

Maka dari itu, sebagai pebisnis perlu memahami bagaimana format komponen laporan laba ruginya, karena beberapa perusahaan tentu memiliki kebutuhan yang berbeda-beda.

Manfaat dari Komponen Laporan Laba Rugi

Adanya komponen laporan laba rugi memang dasar akuntansi yang wajib diketahui, salah satunya dengan cara mengetahui manfaat dari komponen laporan laba rugi adalah :

Komponen Laporan Laba Rugi Menunjukkan Adanya Konsep Dasar-Dasar Keuangan

Menjadi pengusaha akan senang jika memiliki jumlah penghasilan yang besar, tetapi sebagian pebisnis juga belum memahami perbedaan laba kotor dan laba bersih. Sehingga sebagai pebisnis penting memahami konsep dasar keuangan yang meliputi komponen laba bersih seperti pembayaran depresiasi, pajak, bunga, dan amortisasi.

Komponen Laporan Laba Rugi Memperlihatkan Kondisi Keuangan Perusahaan

Adanya laporan laba rugi merupakan suatu ukuran untuk mengetahui kondisi keuangan perusahaan melalui komponen pendapatan dan pengeluaran bisnis selama jangka waktu tertentu. Oleh karena itu melalui contoh laporan laba rugi ini akan lebih mudah untuk mengetahui kondisi keuangan Anda apakah bisnis tersebut ada kemajuan atau tidak dari waktu ke waktu.

Komponen laporan keuangan seperti laporan laba rugi ini memang merupakan hal penting yang dapat membantu pebisnis untuk tetap mengontrol pengeluaran atau alokasi anggaran supaya keuangan tersebut menjadi lebih baik.

Komponen Laporan Laba Rugi Meningkatkan Minat Investor untuk Bekerja Sama

Setiap perusahaan yang benar-benar ingin tumbuh dan memperluas jangkauannya, pada akhirnya akan membutuhkan investor untuk pendanaan dan kemudian berbagi hasil bersama. Akan tetapi, investor biasanya hanya ingin bekerja dengan perusahaan yang memiliki pendapatan yang cukup, biaya yang terkendali, dan profit margin yang sehat. Laporan laba rugi Anda dapat dijadikan sebagai alat untuk memotivasi investor untuk menanamkan modal pada bisnis Anda.

Tujuan Laporan Laba Rugi

Penyusunan laporan laba rugi dengan komponen-komponen di dalamnya memiliki tujuan. Apa saja?

  • Memberi informasi mengenai kondisi suatu perusahaan, apakah memperoleh keuntungan atau kerugian pada setiap periode akuntansi.
  • Memberi informasi mengenai jumlah total pajak yang harus dibayarkan.
  • Membantu proses analisis usaha yang akan mengukur perkembangan suatu bisnis.
  • Sebagai bahan referensi untuk evaluasi pihak manajemen perusahaan untuk menentukan langkah-langkah yang harus diambil pada periode selanjutnya.
  • Sebagai acuan perusahaan dalam upaya untuk mengembangkan bisnis jika ingin meningkatkan perolehan keuntungan.
  • Membantu proses analisis strategi perusahaan untuk mengetahui keberhasilan strategi bisnis yang dijalankan untuk mencapai tujuan perusahaan.

Komponen Laporan Laba Rugi

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa informasi yang diberikan oleh akun laporan laba rugi lebih sederhana dibandingkan dengan neraca keuangan dan laporan arus kas.

Laporan ini tidak mencakup penerimaan (uang yang diterima oleh bisnis) atau pembayaran tunai/pencairan (uang yang dibayarkan oleh bisnis). Hal-hal yang dicakup adalah rincian pengeluaran dan penjualan yang kemudian diteruskan menjadi laba bersih.

Komponen-komponen dalam akun laporan laba rugi tersebut antara lain :

Pendapatan

Pendapatan yang dicatat yakni pendapatan operasional dan pendapatan non-operasional. Sementara pendapatan operasional adalah pendapatan yang direalisasikan melalui kegiatan utama sebuah perusahaan.

Hasil dari kegiatan-kegiatan seperti memproduksi produk, menjual produk, dan memasarkan produk kepada distributor atau pengecer termasuk ke dalam pendapatan operasional. Sementara, untuk pendapatan non-operasional diperoleh dengan menjalankan bisnis sekunder dan non-utama. Pendapatan ini bersumber dari luar penjualan dan pembelian.

Contohnya saja bunga yang diperoleh dari modal bisnis yang ada di bank, sewa properti bisnis, kemitraan strategis dan lain sebagainya.

Keuntungan

Keuntungan disebut juga dengan penghasilan lain.

Ini merupakan hasil bersih yang didapatkan dari kegiatan non-bisnis atau kegiatan lain perusahaan seperti penjualan aset lama, penjualan anak perusahaan, dan lain sebagainya.

Laba sebelum Pajak

Laba sebelum pajak adalah total pendapatan yang belum dikurangi dengan pajak. Jadi, untuk menghitung laba sebelum pajak ini, Anda harus mengurangi laba operasional dengan beban bunga.

Laba sebelum Bunga dan Pajak

Ini menunjukkan berapa banyak laba yang dihasilkan perusahaan dari kegiatan operasionalnya tanpa memasukkan unsur biaya bunga atau pajak.

Beban

Semua biaya yang digunakan melakukan operasional dan menghasilkan laba disebut juga dengan beban.

Sama halnya dengan pendapatan, beban juga dibagi ke dalam dua kategori. Yakni beban kegiatan utama dan beban aktivitas sekunder. Beban kegiatan utama adalah biaya yang dikeluarkan untuk menjalankan bisnis utama dalam suatu perusahaan.

Termasuk di dalamnya biaya pokok penjualan, administrasi dan pengeluaran umum, biaya pengembangan serta biaya penyusutan aset. Sementara biaya aktivitas sekunder berkaitan dengan kegiatan bisnis non-utama seperti bunga pinjaman dan lain sebagainya.

Kerugian

Kerugian merupakan biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan-kegiatan lain di luar bisnis utama.

Hal ini dapat mencakup biaya yang digunakan untuk penjualan aset yang menurun dan merugi, biaya tuntutan hukum serta biaya tidak biasa lainnya.

Harga Pokok Penjualan

HPP adalah total keseluruhan pengeluaran dan beban yang dikenakan baik secara langsung maupun tidak langsung untuk menghasilkan barang dan jasa di dalam kondisi dan tempat di mana barang tersebut dapat dijual atau digunakan.

Biaya Operasional

Biaya operasi termasuk semua biaya yang terkait dengan menjalankan bisnis Anda yang tidak termasuk dalam HPP. Misalnya : penggajian, perjalanan, pelatihan, sewa gedung, utilitas, pembelian peralatan, perangkat keras dan lunak, iklan, ponsel, dan layanan internet.

Dalam laporan laba rugi, pendapatan, dan beban dari bisnis utama kana memberikan pengetahuian mengenai seberapa baik bisnis yang dijalankan oleh perusahaan. Sementara itu, pendapatan dan beban sekunder akan menunjukkan keterlibatan dan keahlian perusahaan dalam mendapatkan keuntungan tambahan lainnya.

Bagi Anda pemilik maupun akuntan perusahaan, membuat laporan keuangan tentu saja menjadi suatu kewajiban. Untuk mempermudah proses pembuatan laporan tersebut, Anda dapat mengandalkan software toko yang sudah terintegrasi dengan akuntansi seperti IPOS.

IPOS adalah merupakan software yang akan memberikan fitur-fitur akuntansi lengkap. Bersama IPOS, segala transaksi bisnis akan dicatat dan diproses sampai menjadi laporan keuangan komprehensif secara otomatis.

Yuk, tinggalkan akuntansi manual dan beralih ke akuntansi dengan cara modern dari IPOS. Coba gratis IPOS di sini.



Baca juga

16 Agustus 2022
Salon Kecantikan : Peluang, Perkiraan Modal, dan Tipe-Tipenya
Bagi kaum perempuan, salah satu kebutuhan yang penting bagi mereka adalah terus tampil cantik. Beberapa hal pada diri mereka yang butuh perhatian khusus, di antaranya adalah kulit dan kuku mereka. Dengan demikian, banyak dari mereka yang cukup sering menghabiskan waktu untuk pergi ke salon kecantikna untuk menata dan merawat rambut mereka.

15 Agustus 2022
Franchise Klinik Kecantikan bisa Jadi Rekomendasi Bisnis
Menyadari perawatan wajah itu penting, banyak orang rela mengeluarkan biaya tidak sedikit demi penampilan sempurna. Sehingga tidak heran jika semakin hari banyak bisnsi di bidang kecantikan semakin menjamur, termasuk franchise klinik kecantikan. Sama seperti bisnis franchise lainnya, Anda akan lebih mudah mendapatkan keuntungan jika membuka klinik kecantikan yang sudah punya nama daripada memulai dari nol. Tentunya untuk mengawali Anda memerlukan modal yang cukup.

12 Agustus 2022
Pengusaha Sukses Luar Negeri ini Bisa Jadi Motivasi untuk Semangat Berbisnis!
Memulai suatu usaha seringkali menjadi sesuatu yang sulit dan terasa menakutkan. Keadaan dan rintangan yang dihadapi masing-masing individu untuk membangun usahanya pun bervariasi dan datang secara tiba-tiba. Di saat-saat kekhawatiran seperti ini muncul, Anda tentu memerlukan motivasi serta dorongan ekstra dari diri sendiri dan orang lain. Untuk mendapatkan motivasi dan semangat lebih dalam merintis usaha, yuk simak 10 sosok pengusaha sukses luar negeri lengkap dengan kisah inspiratif perjalanan usaha mereka.

12 Agustus 2022
Beda Menabung dan Investasi, Anda Prefer Mana?
Salah satu permasalahan keuangan yang sering kali menjadi perbincangan di kalangan masyarakat adalah anggapan mengenai menabung dan investasi merupakan kedua hal yang sama. Padahal anggapan tersebut adalah keliru alias tidak benar, sebab keduanya memiliki pengertian yang berbeda.

10 Agustus 2022
Strategi Pemasaran Restoran ini Terbukti Efektif, Catat!
Sekitar empat sampai lima tahun yang lalu, untuk bersantap makanan dari restoran, kebanyakan pelanggan harus mendatangi restoran dan kafe yang dituju. Akses untuk mendapatkan makanan dengan cara yang lebih cepat belum tersedia seperti sekarang, di mana layanan pesan-antar online sudah marak. Hal tersebut juga mengubah model bisnis F&B yang awalnya tradisional kini menjadi sebuah model bisnis yang lebih modern.