Tips Finansial untuk Pebisnis Baru, Catat!

18 Mei 2022

Tips Finansial untuk Pebisnis Baru, Catat! - Membuka bisnis sendiri nyatanya merupakan impian untuk sebagian orang. Apalagi, membuka suatu bisnis dapat meningkatkan peluang untuk memperbanyak pendapatan, meski risiko yang dimiliki tentu tidak bisa dibilang kecil.

Ketika hendak membuka usaha, pastinya terdapat banyak hal yang perlu Anda pertimbangkan, salah satunya mengenai finansial bisnis Anda. Salah satu faktor utama yang menyebabkan sebuah startup gagal adalah kurangnya pendanaan. Maka dari itu, diperlukan manajemen keuangan yang tepat agar bisnis tetap berjalan dengan stabil dan lancar.

Berikut 7 tips finansial untuk Anda para pebisnis yang baru ingin membuka usaha.

7 Tips Finansial untuk Pebisnis Baru

Membuat Perencanaan

Perencanaan jelas menjadi bagian esensial dalam membangun sebuah bisnis. Anda tentu perlu menetapkan target dan perencanaan jangka panjang maupun jangka pendek untuk mencapai target tersebut. Jika Anda sudah membuat perencanaan, melakukan analisis mengenai berapa kira-kira dana yang dibutuhkan untuk menjalankan rencana-rencana tersebut sesuai timeline.

Setelahnya, buat perkiraan pendapatan yang dibutuhkan untuk mencapai dana tersebut. Mulai dari berapa penjualan yang dibutuhkan untuk mencapai jumlah tersebut, bagaimana cara menjualnya, dan sebagainya. Susun budget secara berkala sesuai dengan pemasukan yang diterima. Dengan demikian, uang bisnismu tidak akan keluar masuk tanpa tujuan yang jelas.

Memisahkan Keuangan Perusahaan dan Keuangan Pribadi

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh pebisnis pemula adalah mencampuradukkan keuangan pribadi dengan keuangan bisnis. Padahal, hal ini dapat membuat cash flow bisnis menjadi berantakan.

Anggaplah Anda sebagai salah seorang pekerja di perusahaan  Anda sendiri. Alokasikan sejumlah uang dari penghasilan bisnis Anda untuk menggaji dirimu. Gaji tersebutlah yang bisa Anda gunakan untuk urusan pribadi. Sementara dana sisanya digunakan untuk kepentingan perusahaan. Agar tidak bingung, sebaiknya membuat rekening khusus usaha secara terpisah. Dengan cara ini Anda juga menjadi lebih mudah menganalisis keluar masuknya kas perusahaan.

Catat Arus Kas

Tips finansial satu ini jangan sampai dilewatkan! Memantau laporan arus kas secara detail memang merepotkan. Tapi ini penting untuk dilakukan supaya Anda tahu ke mana saja dana perusahaan mengalir.

Catat setiap pengeluaran yang Anda melakukan serta pos-posnya. Jadi Anda bisa mengetahui pos apa yang memerlukan dana yang lebih besar dan pos mana yang bisa ditekan biayanya. Catat juga setiap transaksi yang masuk. Jika Anda berjualan secara offline, Anda bisa menyimpan daftar keluar masuk uang di buku catatan. Jika Anda berjualan di web jualan online, pastikan Anda memiliki akses terhadap setiap transaksi agar semuanya transparan.

Dengan tips finansial ini, Anda bisa mengetahui produk mana saja yang penjualannya tinggi dan yang mana yang kurang.  Hal ini juga membantumu untuk mengetahui perkembangan usaha Anda, lho. Dengan memiliki laporan cash flow yang detail, Anda bisa melakukan review secara berkala sehingga dapat memperkirakan risiko-risiko yang ada dan membuat keputusan yang tepat.

Persiapkan Hal Terburuk

Walaupun sudah membuat perencanaan dengan matang, terkadang ada beberapa hal yang tidak bisa kita prediksi. Dalam menjalani bisnis, pasti ada yang namanya jatuh bangun. Masalah dan kegagalan pasti akan dihadapi. Kelangsungan bisnis Anda tergantung pada bagaimana Anda melewati masa-masa tersebut.

Masalah yang datang sangat mungkin berpengaruh pada keuangan bisnis Anda. Untuk bisa menghadapi masalah yang demikian, pastikan Anda memiliki cadangan uang tunai yang dapat membantu meringankan beban sehingga Anda pun masih tetap bisa melanjutkan pengembangan usaha.

Anda tidak akan pernah tahu apa yang terjadi ketika memulai usaha. Jadi, alangkah baiknya apabila Anda mempersiapkan diri untuk berbagai kemungkinan terburuk. Maka dari itu, persiapkanlah segala sesuatunya sebaik mungkin, mulai dari perencanaan ganda, uang cadangan sebagai dana darurat, dan seterusnya.

Alokasikan Keuntungan dengan Tepat

Sudah mendapatkan keuntungan yang lumayan dari bisnis? Bagus! Selanjutnya adalah mengalokasikan keuntungan tersebut dengan baik. Lihat kembali perencanaan dan catatan keuangan bisnis Anda. Atur keuntungan tersebut dan bagi ke beberapa pos berdasarkan catatan yang Anda punya. Berapa persen untuk dana cadangan, berapa persen untuk produksi, berapa persen untuk modal, gaji karyawan, dan sebagainya. Dengan cara ini, uang perusahaan tidak macet dan bisa terus berputar.

Jabarkan Apa Saja Tujuan Finansial Anda

Tips finansial selanjutnya adalah menjabarkan apa saja tujuan finansial Anda. Daripada mengatakan, “Saya ingin membangun perusahaan dengan omzet miliaran,” lebih baik Anda menjabarkan lebih rinci apa saja sih, tujuan finansial yang ingin Anda capai.

Anda sendiri bisa membuat target dengan frekuensi bulanan, mingguan, atau bahkan harian. Dengan membuat target-target kecil yang berhasil Anda wujudkan, akan membuat Anda lebih percaya diri. Anda akan merasa bahwa Anda memiliki power dalam perjalanan bisnis Anda ini.

Manfaatkan Teknologi

Mengatur cash flow perusahaan memang rumit, apalagi untuk pebisnis pemula. Dibutuhkan ketelitian dan konsistensi dalam melakukannya. Untungnya saat ini sudah ada teknologi yang memungkinkan Anda untuk membuat dan mengakses laporan keuangan secara mudah, bahkan lewat smartphone. Jadi Anda tidak perlu pusing-pusing mencari struk yang hilang atau berkas catatan yang terselip entah dimana.

Itulah 7 tips finansial untuk pebisnis yang baru ingin membuka usaha. Apabila sudah menerapkan 7 tips finansial di atas tapi masih berasa bahwa bisnis Anda tetap saja stagnan. Jika Anda memiliki perusahaan startup atau perusahaan yang sudah berjalan tetapi menginginkan laporan yang simple, cepat, akurat serta berkelas. Ada baiknya Anda memanfaatkan Software toko yang juga terintegrasi dengan akuntansi seperti IPOS. IPOS menyediakan fitur Master Data yang menyimpan berbagai data utama perusahaan. Kemudian semua transaksi yang masuk dan keluar dapat dicatat dengan lebih sederhana, anti ribet!

IPOS juga memiliki fitur mengecek riwayat transaksi apabila dicurigai terjadi kecurangan yang tidak diinginkan. Sehingga laporan keuangan Anda semakin kredibel.

Coba gratis IPOS di sini dan rasakan sendiri kemudahan yang Anda dapatkan sekarang juga!



Baca juga
  »
1 Juli 2022
Trik Marketing Paling Efektif agar Bisnis Cuan
Banyak pertanyaan yang menghampiri pelaku usaha ialah apa yang harus mereka lakukan agar produk disukai dan diminati konsumen? Atau bagaimana trik strategi marketing yang baik untuk bisnis mereka? Mengetahui cara pemasaran produk yang benar memang menjadi hal terpenting ketika Anda menjalankan usaha, sebab berhubungan dengan performa bisnis. Maka dari itu, pebisnis perlu menerapkan trik marketing produk yang efektif.

  »
30 Juni 2022
Tips Mendekor Toko ala Instagram Agar Ramai Pelanggan
Tampilan desain toko kadang terabaikan oleh banyak pemilik toko kecil, mereka terlalu fokus dengan persaingan harga. Padahal dengan semakin menjamurnya kegiatan jual beli online dan e-commerce sekarang ini, usaha toko fisik jadi kalah saing. Maka dari itu, penting sekali bagi Anda yang berencana membuka usaha toko untuk membuat konsep dengan baik desain dan layout toko Anda. Konsep desain yang menarik dapat membuat pelanggan tertarik untuk datang langsung membeli produk yang Anda jual. Bahkan ketika desain toko  Anda membuat mereka nyaman, mereka bisa saja memutuskan datang lagi dan lagi.

  »
29 Juni 2022
Hardware Kasir : Perangkat Pendukung dalam Program Kasir
POS atau point of sales merupakan sebuah sistem yang memadukan antara perangkat lunak dan hardware kasir yang digunakan untuk membantu proses transaksi penjualan. Karena dinilai sangat membantu dalam operasional sehari-hari, kini banyak pelaku usaha yang menggunakannya. Jika Anda tertarik, lebih baik Anda mengenali perangkat pendukung Hardware kasir yang biasa digunakan untuk Program kasir berikut ini.

  »
28 Juni 2022
Modal Bisnis Kopi : Perkiraan dan Cara Mendapatkannya
Bisnis coffe shop alias kedai kopi memang sedang berkembang pesat beberapa tahun ke belakang ini. Gelombang third wave coffe telah membawa bisnis kopi lebih dari sekadar tempat duduk-duduk orang tua yang sedang santai. Anak-anak muda penikmat kopi pun bermunculan dan menjadikan minuman ini lebih dari sekadar konsumsi melainkan bagian dari gaya hidup. Sebagai kelompok usia paling konsumtif, anak-anak muda yang mulai ikut ngopi menciptakan peluang yang besar bagi para pebisnis. Bisnis kopi kini menggeliat pesat. Dengan berbagai konsep, berbagai produk, dan ide-ide memunculkan ribuan coffe shop unik di seluruh Indonesia. Lantas kira-kira berapakah modal bisnis kopi dan bagaimana cara mendapatkannya?

  »
27 Juni 2022
Tips Memulai Usaha Warung Kopi untuk Para Pemula
Sebagai produsen kopi berkualitas, Indonesia memiliki peluang yang besar untuk memproduksi kopi siap minum. Hal ini tentunya menjadi peluang untuk usaha yang potensial. Terutama riset dari Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian milik Kementerian Pertanian menyatakan bahwa konsumsi kopi masyarakat Indonesia pada tahun 2016-2021 saja tumbuh sebanyak 8.22% per tahun. Sehingga walau banyak usaha warung kopi menjamur di mana-mana, peluang di bidang ini akan terus terbuka untuk Anda selama permintaan kopi terus bertambah.