Tips Raup Keuntungan Besar dari Berjualan Makanan di Bazar

12 Mei 2022

Mengikuti tips jualan agar barang dagangan laris manis memang terkesan hanya sebuah teori. Kenyataannya, banyak lho orang yang bisa sukses dari mengikuti tips berjualan. Salah satunya adalah saat berjualan di bazar.

Benar, berjualan di bazar memang kini tengah menjadi pilihan banyak orang untuk mendapatkan uang tambahan. Selain dapat dilakukan saat akhir pekan alias weekend, Anda juga bisa menjual barang apapun di bazar. Bazar sendiri adalah suatu acara yang diselenggarakan oleh suatu komunitas atau perusahaan dalam selang waktu tertentu yang baisanya diramaikan dengan para booth yang menjual produk mereka masing-masing.

Tidak sedikit pengusaha yang masih kecil hingga yang sudah besar tertarik mendaftarkan bisnis mereka untuk membuka kios di suatu bazar untuk mendapatkan profit yang besar. Salah satu booth yang ditemukan dalam acara bazar adalah kios makanan.

Ingin mendaftarkan bisnis makanan Anda dalam acara bazar dan mendapatkan keuntungan yang besar? Atau Anda masih bingung dengan hal-hal yang harus disiapkan untuk membuka kios di suatu bazar?

Berikut 7 tips raup keuntungan besar dari berjualan makanan di bazar.

7 Tips Raup Keuntungan Besar dari Berjualan makanan di bazar

  1. Adakan Survei di Lokasi Bazar

Saat ini, sudah sangat banyak acara bazar yang diadakan oleh tiap komunitas atau perusahaan. Lokasi sebagai tempat diselenggarakannya acara pun juga beragam. Beberapa memilih tempat outdoor, namun ada pula yang masih suka dengan ruangan indoor.

Dengan ini, Anda harus tahu mengenai kepastian dari area bazar yang akan diadakan nanti. Hal ini bertujuan agar Anda dapat mempersiapkan beberapa hal sebelum membuka kios dalam acara tersebut. Contohnya, jika acara bazarnya diadakan di luar ruangan, maka Anda sudah tahu apa saja yang perlu disiapkan. Peralatan seperti payung, tenda, atau kipas angin menjadi peralatan yang penting agar para pelanggan yang mengunjungi kios Anda merasa nyaman selama menikmati makanan yang disajikan.

  1. Melakukan Riset Mengenai Informasi Bazar yang Diikuti

Setelah mempelajari medan dari bazar yang ingin Anda ikuti, Anda perlu menggali informasi mengenai bazar tersebut.

Pastikan Anda berpartisipasi dalam bazar yang diadakan oleh penyelenggara yang terpecaya dan ada baiknya jika penyelenggara tersebut sudah memiliki pengalaman yang mumpuni serta bekerja dengan profesional.

Terakhir, pastikan bahwa bazar tersebut memiliki tujuan yang sama dengan bisnis Anda.

  1. Sesuaikan Produk Jualan dengan Tema Bazar

Sudah bisa dipastikan bahwa banyak bisnis yang akan membuka kios dalam acara bazar dengan beragam produk yang dijual.

Namun, yang perlu diperhatikan adalah apakah produk Anda sesuai dengan tema bazar yang sedang diadakan. Para pengunjung bazar datang karena mereka melihat tema besar dari bazarnya. Jika Anda tidak menyeleraskan produk jualan Anda dengan tema besar bazar yang Anda ikuti, maka sedikit orang yang akan tertarik untuk membeli atau mengunjungi kios Anda.

Sebaliknya, jika Anda menyediakan produk yang cocok dengan tema acaranya, kios Anda pasti akan dikerumuni oleh calon pembeli. Contohnya, jika Anda ingin berjualan makanan dalam acara bazar yang bertemakan nuansa Jepang, maka Anda perlu menyajikan makanan yang memiliki citarasa Jepang juga.

  1. Siapkan Alat dan Perlengkapan yang Dibutuhkan

Selanjutnya, Anda perlu menyediakan alat-alat dan perlengkapan yang Anda butuhkan selama bazar berlangsung. Terlebih jika Anda akan menjual makanan, Anda perlu menyediakan banyak hal seperti wajan, kompor beserta gas, dan alat masak lain yang dibutuhkan.

Untuk persiapan yang lebih mantap, ada baiknya jika Anda membuat suatu daftar yang berisikan hal-hal yang harus disediakan di venue nanti. Ini bertujuan supaya persiapan Anda bisa terorganisir dengan rapi dan juga untuk menghindari kekurangan logistik yang mungkin dapat menyebabkan masalah dan menganggu aktivitas Anda selama berjualan di bazar.

  1. Hitung Biaya yang Dibutuhkan

Setelah menulis hal-hal yang harus disiapkan, Anda perlu memperhitungkan dana yang Anda akan keluarkan untuk membeli barang-barang tersebut.

Selain itu, Anda juga harus menghitung biaya sewa tempat di acara bazar yang Anda ikuti dan memastikan bahwa budget yang Anda punya sudah sesuai dengan total pengeluaran Anda. Namun, perhitungan biaya untuk berjualan di bazar tidak hanya sampai di situ saja.

Anda juga harus menyediakan biaya tambahan untuk hal-hal yang tidak disangka, contohnya seperti restock yang mungkin saja bisa melebihi ekspektasi Anda dikarenakan order yang banyak dari para pengunjung. Terakhir, Anda juga perlu memikirkan biaya untuk orang-orang yang Anda pekerjakan beserta bonus-bonus yang akan mereka terima berdasarkan dengan kinerja mereka.

  1. Lakukan Promosi untuk Menarik Pembeli

Seperti bisnis pada umumnya, profit yang Anda terima pasti akan datang dari para pembeli. Jadi, sebelum bazar yang Anda ikuti diselenggarakan dan Anda mulai berjualan, promosi kepada para calon pembeli adalah hal yang penting untuk memaksimalkan income yang Anda akan terima dari acara ini.

Tanpa adanya exposure yang disebarkan, orang-orang tidak akan tahu bahwa Anda membuka kios dalam acara tersebut. Anda bisa melakukan beberapa hal untuk memperkenalkan usaha Anda kepada calon pembeli di bazar.

Pertama, Anda bisa melakukan hal yang biasanya dilakukan oleh booth pada umumnya. Menyebarkan pamflet ke para pengunjung yang berada di area sekitar bazar adalah hal yang paling umum dan mudah dilakukan.

Selain itu, Anda juga dapat melakukan promosi via media sosial agar dapat diketahui oleh para warga net. Terakhir, Anda dapat bekerjasama dengan pihak penyelenggara bazar tersebut seperti mengikutsertakan kios Anda dalam promosi mereka juga.

  1. Jaga Kualitas Produk Jualan

Last but not least, Anda dapat berusaha untuk menjual produk Anda dengan kualitas terbaik. Memang hal yang disebutkan di atas dapat membantu Anda untuk memaksimalkan persiapan dan promosi kios Anda dalam acara bazar yang diikuti.

Namun, yang paling penting dari semuanya itu adalah produk yang Anda berikan kepada para pembeli yang datang. Para pembeli akan merasa lebih puas jika Anda memberikan produk dengan kualitas yang terjaga. Sebagai contoh, jika Anda menjual makanan dan menjaga cita rasa dari makanan Anda, para pembeli dengan sendirinya akan bisa menilai bahwa makanan yang Anda jual memang worth to buy. Tidak berhenti di situ juga, bahkan mereka bisa merekomendasikan ke orang lain.

Pastinya banyak orang akan lebih percaya dengan testimoni jujur yang diberikan oleh seorang pembeli, bukan?

Dengan mengikuti 7 tips raup keuntungan besar dari berjualan makanan di bazar, maka inisiatif berjualan Anda bisa mendatangkan lebih banyak uang. Jangan lupakan juga untuk menggunakan IPOS bila Anda membutuhkan teknologi kasir yang mutakhir bagi kios Anda.

Coba gratis IPOS di sini sekarang juga.



Baca juga
  »
18 Mei 2022
Tips Finansial untuk Pebisnis Baru, Catat!
Membuka bisnis sendiri nyatanya merupakan impian untuk sebagian orang. Apalagi, membuka suatu bisnis dapat meningkatkan peluang untuk memperbanyak pendapatan, meski risiko yang dimiliki tentu tidak bisa dibilang kecil. Ketika hendak membuka usaha, pastinya terdapat banyak hal yang perlu Anda pertimbangkan, salah satunya mengenai finansial bisnis Anda. Salah satu faktor utama yang menyebabkan sebuah startup gagal adalah kurangnya pendanaan. Maka dari itu, diperlukan manajemen keuangan yang tepat agar bisnis tetap berjalan dengan stabil dan lancar.

  »
17 Mei 2022
Bisnis Sampingan Modal Kecil yang Menjanjikan
Mengelola bisnis sampingan di rumah untuk menambah pendapatan merupakan hal yang bisa dilakukan agar lebih produktif. Tidak perlu khawatir untuk mengeluarkan modal besar, karena beberapa bisnis sampingan tersebut sebenarnya tetap bisa dilakukan dengan modal yang sedikit, lho! Jika Anda membutuhkan referensi contoh bisnis sampingan modal kecil, maka beberapa ide bisnis berikut ini bisa Anda jadikan sebagai inspirasi berbisnis.

  »
11 Mei 2022
Penyebab Bisnis Bangkrut, Apa Saja?
Usaha Kecil Menengah di Indonesia banyak yang mendulang untung dan menggapai kesuksesan. Namun tidak dapat dipungkiri, dari sekian banyak usaha yang ada, tidak sedikit yang kandas di tengah jalan bahkan sebelum genap 1 tahun usaha tersebut telah berdiri. Modal usaha yang belum memadai masih menjadi salah satu alasan sulitnya UKM berkembang di Indonesia, terutama bagi mereka yang mendirikan usaha-usaha di daerah yang tidak termasuk kota besar. Biarpun terdapat bantuan dari segi perbankan, tetapi itu semua harus melalui proses yang tidak mudah dan agak merepotkan bagi sebagian orang. Di sisi lain, masih ada beberapa hal yang sering dilakukan para pelaku usaha yang justru menjatuhkan bisnisnya sendiri.

  »
10 Mei 2022
Peralatan Usaha Laundry Kiloan yang Wajib Anda Siapkan
Mencari usaha yang tidak membutuhkan banyak keahlian dan cocok untuk pemula? Maka bisnis laundry adalah jawabannya. Skala bisnis ini terbilang cukup luas, baik dilakukan dengan modal besar-besaran maupun level rumahan. Meskipun kelihatan mudah dan sederhana, ternyata bisnis satu ini tetap membutuhkan perencanaan yang matang, lho. Mulai dari target pasar, lokasi usaha, besaran tariff, karyawan yang diperlukan, hingga perlengkapan yang harus disiapkan. Dengan mengetahui macam-macam perlengkapan yang dibutuhkan untuk usaha laundry kiloan, Anda bisa mulai menghitung berapa perkiraan modal yang diperlukan. Untuk itu, berikut peralatan usaha laundry kiloan yang wajib Anda siapkan jika Anda ingin memulai bisnis laundry

  »
9 Mei 2022
Daftar Inventaris dan Mengapa Penting untuk Bisnis
Daftar inventaris merupakan elemen yang penting teruntuk setiap bisnis, khususnya yang menjual produk berupa barang. Itu berarti bisnis seperti retail, online shop, food and beverage, dan lain sebagainya wajib memiliki daftar inventaris. Meski terkesan sepele, daftar ini justru memiliki peran besar dalam mencegah sebuah bisnis mengalami kerugian. Karena adanya ketidaksesuaian data inventaris akan menyebabkan berbagai macam hal, salah satunya adalah kehilangan barang milik perusahaan. Maka dari itu, perusahaan harus memiliki laporan pencatatan barang yang baik agar menghindari ketidaksesuaian data inventaris.