Penjualan Menurun Setelah Lebaran? Simak Strategi untuk Antisipasinya

28 April 2022

Penjualan Menurun Setelah Lebaran? Simak Strategi untuk Antisipasinya - Berbeda dengan momen menjelan Idul Fitri dimana penjualan biasanya memuncak, setelah Lebaran penjualan cenderung akan menurun. Hal ini dikarenakan tingkat konsumsi masyarakat kembali normal.

Penurunan yang drastis ini banyak dirasakan oleh banyak pebisnis. Namun sebenarnya ada sejumlah strategi bisnis yang bisa diterapkan untuk mempertahankan tingkat penjualan usai Lebaran 2021. Berikut ini adalah strategi untuk mengatasi penjualan menurun setelah lebaran untuk membantu Anda melewati masa-masa buruk setelah lebaran atau pun liburan.

Strategi Atasi Penjualan Menurun setelah Lebaran

Lakukan Analisis dan Evaluasi Penjualan

Hal pertama yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi penjualan menurun setelah lebaran adalah menganalisis dan mengevaluasi penjualan Anda, mulai dari jumlah produk yang terjual, produk yang paling laku, promo yang efektif, pendapata, dan lain sebagainya.

Dari sini Anda bisa mendapatkan sebuah insight mengenai strategi bisnis mana yang efektif untuk menarik konsumen dan mana yang kurang tepat. Data-data tersebut akan membantu Anda dalam menentukan strategi yang dapat digunakan selanjutnya untuk menjaga tingkat penjualan setelah lebaran.

Buat Promo Diskon Setelah Lebaran

Pelanggan tidak pernah bisa melewatkan promo diskon di manapun dan kapanpun. Penjualan menurun setelah lebaran secara drastis dapat diantisipasi dengan menghadirkan berbagai program promo atau diskon yang menarik. Anda mungkin sudah lelah dengan promo diskon dan semacamnya, tetapi hal tersebut pun dapat menjadi cara terbaik untuk menarik pelanggan baru ke toko Anda dan mengantisipasi penjualan yang menurun setelah lebaran.

Promo dan diskon juga menjadi strategi yang ampuh untuk membuat pelanggan setia kembali berbelanja di tempat Anda. Seperti yang diketahui bahwa pelanggan setia berbelanja lebih banyak dibandingkan pelanggan biasa.

Memberikan Reward yang Menarik untuk Loyal Customer

Seperti yang dibahas sebelumnya, promo dapat menjadi cara yang ampuh untuk memaksimalkan penjualan setelah lebaran sekaligus menarik minat pelanggan baru. Agar strategi promosi Anda tidak sia-sia, ubah pelanggan baru Anda menjadi pelanggan setia dengan menghadirkan program loyalitas. Dalam program IPOS, terdapat fitur yang dapat membantu Anda membuat promosi untuk loyalitas sendiri tanpa aplikasi pihak ketiga.

Untuk pelanggan setia yang telah terdaftar di program loyalitas, hadirkan reward yang menarik agar mereka tetap kembali datang dan berbelanja di toko Anda.

Luncurkan Produk atau Servis Baru

Cara lain menarik banyak pelanggan untuk datang dan berbelanja di toko Anda saat liburan adalah dengan meluncurkan produk atau servis baru. Anda dapat mempertimbangkan untuk memberikan bonus atau produk gratis tersebut dengan syarat pembelian dengan nominal tertentu. Hal ini tentunya akan membantu Anda dalam mencegah penjualan menurun setelah liburan.

Perpanjang Promo Diskon

Jika Anda memasang promo seperti diskon atau potongan harga selama bulan Ramadan, Anda dapat memperpanjang masa promo tersebut untuk menarik pelanggan. Apabila sebelumnya promo yang Anda tawarkan hanya berlaku sampai hari lebaran saja, sekarang perpanjang promo tersebut hingga H+7 lebaran.

Dengan memperpanjang promo diskon hingga minggu pertama setelah lebaran, Anda memberitahu pada pelanggan bahwa mereka masih bisa membeli produk dengan harga diskon. Selain itu, strategi ini akan membantu Anda juga untuk menarik perhatian pelanggan baru dan mengantisipasi turunnya penjualan pasca lebaran.

Simpan Modal yang Cukup untuk Antisipasi Penjualan Menurun saat Lebaran

Selama bulan Ramadan, bisnis Anda pastinya menghasilkan keuntungan yang lebih besar. Meskipun begitu, Anda tetap harus menyisihkan sebagian hasil keuntungan tersebut untuk keperluan melanjutkan operasional bisnis. Sepertinya yang sudah diketahui, selain karena penjualan menurun setelah lebaran,  anda juga tidak pernah tahu apakah bisnis Anda akan ada kebutuhan mendadak yang sangat memerlukan dana. Maka dari itu, untuk mengantisipasinya, Anda jangan boros terhadap keuntungan yang diperoleh selama bulan Ramadan.

Tawarkan Paket atau Bundling

Strategi bisnis yang juga banyak diterapkan adalah dengan menjual produk ke dalam bentuk paket atau bundling. Tawarkan beberapa produk yang Anda rasa bisa saling melengkapi dengan harga yang lebih murah. Apabila Anda masih memiliki stok yang tersisa, Anda bisa menggabungkan produk tersebut dengan produk yang paling laku. Dengan begitu, Anda bisa menghabiskan stok sekaligus mempertahankan penjualan.

Buat Kompetisi untuk Antisipasi Penjualan Menurun saat Lebaran

Jika Anda memiliki budget marketing lebih, Anda dapat membuat kompetisi atau kontens online.  Misalnya, dengan menggunakan media online yang dimiliki seperti Instagram. Anda dapat mendorong pelanggan untuk mengirimkan foto keseruan mereka saat liburan bersama dengan produk Anda dan tawarkan hadiah kepada pelanggan yang mengikuti dan melakukan repost di media online mereka. Kompetisi ini juga bisa menjadi peluang untuk mempromosikan produk atau servis oleh pelanggan.

Antisipasi Penjualan Menurun saat Lebaran deng Buat Sistem Pre-Order

Sebelum liburan lebaran selesai dan toko Anda kembali buka, ada baiknya Anda sebagai pelaku bisnis mengumumkan terlebih dahulu bahwa selesai liburan nanti, Anda memiliki produk yang bisa mulai dipesan dari sekarang. Anda bisa mempertimbangkan untuk memberikan bonus atau produk tambahan secara gratis dengan syarat pemesanan dengan nominal tertentu. Atau yang lebih simpel, Anda dapat menawarkannya dengan harga yang lebih murah.

Dengan strategi ini, Anda bisa meningkatkan antusiasme dan ekspektasi pelanggan Anda, karena setelah lebaran mereka tahu bahwa toko Anda memiliki aktivitas lain seperti produk baru.

Kirim Kartu Ucapan Lebaran

Strategi satu ini sebenarnya bersifat opsional. Karena berfokus untuk membuat pelanggan Anda merasa penting, sehingga diharapkan pelanggan Anda akan datang kembali ke toko Anda. Untuk menerapkan strategi ini, sebagai pelaku bisnis Anda bisa membuat sebuah kartu ucapan yang ditujukan khusus kepada pelanggan Anda. Isinya cukup ucapan simpel seperti “Selamat Lebaran” atau “Selamat Hari Raya Idul Fitri” selanjutnya bisa ditambahkan kata-kata lainnya menyesuaikan bisnis Anda. Misalnya jika Anda adalah pemilik restoran, bisa ditambahkan “Semoga setelah liburan datang lagi ke restoran, kami tunggu kehadirannya!”.

Untuk pengiriman kartu, Anda bisa mengirimkan secara digital seperti DM Instagram, sms, atau email. Selain itu juga Anda bisa mengirimkannya secara fisik melalui paket yang dikirimkan langsung ke rumah pelanggan Anda.

Penjualan yang menurun dan sepinya pengunjung setelah lebaran memang tidak dapat dihindari. Jika sudah seperti itu, Anda tentu saja membutuhkan solusi untuk mencegahnya. Jangan biarkan toko Anda mengalami kerugian begitu saja. Dengan menerapkan strategi-strategi di atas, diharapkan Anda bisa meningkatkan penjualan dan menarik kembali pengunjung ke toko.

Coba gratis IPOS di sini dan nikmati fitur-fitur IPOS yang dapat membantu bisnis Anda agar tetap bertahan dan terhindari dari kerugian yang mungkin terjadi akibat penjualan menurun setelah lebaran.



Baca juga
  »
18 Mei 2022
Tips Finansial untuk Pebisnis Baru, Catat!
Membuka bisnis sendiri nyatanya merupakan impian untuk sebagian orang. Apalagi, membuka suatu bisnis dapat meningkatkan peluang untuk memperbanyak pendapatan, meski risiko yang dimiliki tentu tidak bisa dibilang kecil. Ketika hendak membuka usaha, pastinya terdapat banyak hal yang perlu Anda pertimbangkan, salah satunya mengenai finansial bisnis Anda. Salah satu faktor utama yang menyebabkan sebuah startup gagal adalah kurangnya pendanaan. Maka dari itu, diperlukan manajemen keuangan yang tepat agar bisnis tetap berjalan dengan stabil dan lancar.

  »
17 Mei 2022
Bisnis Sampingan Modal Kecil yang Menjanjikan
Mengelola bisnis sampingan di rumah untuk menambah pendapatan merupakan hal yang bisa dilakukan agar lebih produktif. Tidak perlu khawatir untuk mengeluarkan modal besar, karena beberapa bisnis sampingan tersebut sebenarnya tetap bisa dilakukan dengan modal yang sedikit, lho! Jika Anda membutuhkan referensi contoh bisnis sampingan modal kecil, maka beberapa ide bisnis berikut ini bisa Anda jadikan sebagai inspirasi berbisnis.

  »
12 Mei 2022
Tips Raup Keuntungan Besar dari Berjualan Makanan di Bazar
Mengikuti tips jualan agar barang dagangan laris manis memang terkesan hanya sebuah teori. Kenyataannya, banyak lho orang yang bisa sukses dari mengikuti tips berjualan. Salah satunya adalah saat berjualan di bazar. Benar, berjualan di bazar memang kini tengah menjadi pilihan banyak orang untuk mendapatkan uang tambahan. Selain dapat dilakukan saat akhir pekan alias weekend, Anda juga bisa menjual barang apapun di bazar. Bazar sendiri adalah suatu acara yang diselenggarakan oleh suatu komunitas atau perusahaan dalam selang waktu tertentu yang baisanya diramaikan dengan para booth yang menjual produk mereka masing-masing. Tidak sedikit pengusaha yang masih kecil hingga yang sudah besar tertarik mendaftarkan bisnis mereka untuk membuka kios di suatu bazar untuk mendapatkan profit yang besar. Salah satu booth yang ditemukan dalam acara bazar adalah kios makanan.

  »
11 Mei 2022
Penyebab Bisnis Bangkrut, Apa Saja?
Usaha Kecil Menengah di Indonesia banyak yang mendulang untung dan menggapai kesuksesan. Namun tidak dapat dipungkiri, dari sekian banyak usaha yang ada, tidak sedikit yang kandas di tengah jalan bahkan sebelum genap 1 tahun usaha tersebut telah berdiri. Modal usaha yang belum memadai masih menjadi salah satu alasan sulitnya UKM berkembang di Indonesia, terutama bagi mereka yang mendirikan usaha-usaha di daerah yang tidak termasuk kota besar. Biarpun terdapat bantuan dari segi perbankan, tetapi itu semua harus melalui proses yang tidak mudah dan agak merepotkan bagi sebagian orang. Di sisi lain, masih ada beberapa hal yang sering dilakukan para pelaku usaha yang justru menjatuhkan bisnisnya sendiri.

  »
10 Mei 2022
Peralatan Usaha Laundry Kiloan yang Wajib Anda Siapkan
Mencari usaha yang tidak membutuhkan banyak keahlian dan cocok untuk pemula? Maka bisnis laundry adalah jawabannya. Skala bisnis ini terbilang cukup luas, baik dilakukan dengan modal besar-besaran maupun level rumahan. Meskipun kelihatan mudah dan sederhana, ternyata bisnis satu ini tetap membutuhkan perencanaan yang matang, lho. Mulai dari target pasar, lokasi usaha, besaran tariff, karyawan yang diperlukan, hingga perlengkapan yang harus disiapkan. Dengan mengetahui macam-macam perlengkapan yang dibutuhkan untuk usaha laundry kiloan, Anda bisa mulai menghitung berapa perkiraan modal yang diperlukan. Untuk itu, berikut peralatan usaha laundry kiloan yang wajib Anda siapkan jika Anda ingin memulai bisnis laundry