Sifat Laporan Keuangan yang Wajib Anda Ketahui

2 Desember 2022

Sifat Laporan Keuangan yang Wajib Anda Ketahui - Setiap perusahaan disarankan bahkan diwajibkan memiliki laporan keuangan. Hal tersebut dianggap penting sebagai bahan pertanggung jawaban dan juga tolok ukur suatu perusahaan apakah mampu bertahan dalam kurun waktu yang lama atau tidak.

Laporan keuangan disajikan untuk memuat berbagai informasih perihal kinerja perusahaan yang berguna untuk mengambil suatu keputusan bisnis. Di samping itu, laporan semacam ini juga berperan sebagai bentuk transpartasi serta akuntabilitas suatu perusahaan atau organisasi.

Ya, membuat laporan keuangan memang sangatlah penting dan krusial bagi setiap bisnis. Bagi siapa saja yang memiliki bisnis, sangat diwajibkan untuk memahami betul mengenai keseluruhan laporan keuangan, sekalipun Anda memiliki seorang akuntan terpercaya. Namun, laporan juga tidak boleh dibuat secara asal, terlebih lagi jika berhubungan dengan suatu usaha atau bisnis yang sedang berjalan. Di dalamnya terdapat karakteristik dan sifat laporan keuangan yang harus dipastikan terpenuhi.

Nah, apa sajakah sifat laporan keuangan itu? Temukan jawaban mengenai berbagai sifat laporan keuangan di bawah ini.

10 Sifat Laporan Keuangan yang Wajib  Anda Ketahui

Di bawah ini akan dijelaskan mengenai berbagai sifat laporan keuangan yang harus Anda ketahui. Sifat-sifat ini harus terpenuhi agar laporan yang disusun bisa memuat informasi keuangan yang tepat, akurat, lengkap, dan jelas. Berikut ini 10 sifat laporan keuangan tersebut.

Sifat 1 : Relevan

Sifat laporan keuangan yang pertama adalah harus relevan. Hal ini sangat penting sekali karena dalam suatu laporan harus tersaji informasi yang bermanfaat. Informasi yang tersaji secara relevan juga akan sangat berguna untuk memenuhi kebutuhan para pebisnis dalam mengambil berbagai keputusan penting.

Sebuah laporan akan dinilai relevan bila informasi yang ada di dalamnya mampu mempengaruhi keputusan ekonomi para pelaku bisnis. Informasi di dalamnya juga akan membantu dalam mengevaluasi peristiwa yang ada di masa lalu, masa sekarang, hingga masa depan. Sampai akhirnya para pelaku bisnis bisa mengerti apa yang harus dilakukannya agar bisnisnya bisa berjalan dengan lancar.

Sifat 2 : Laporan Keuangan harus Dapat Dipahami

Laporan keuangan pun harus memiliki sifat yang bisa dipahami dengan banyak orang, terutama mereka yang memiliki kepentingan tertentu. Jadi para pebisnis atau siapa saja yang ingin menyusun laporan keuangan, mereka harus memahami dengan baik terkait kegiatan ekonomi ataupun bisnis.

Informasi yang tersaji bisa dikatakan bisa dipahami jika seluruh penggunanya bisa memahami dan juga mengerti apa saja yang tersaji dari informasi di dalamnya.

Untuk menyajikan informasi keuangan yang bisa dipahami, maka informasi tersebut harus dipastikan dibuat dengan berlandaskan pedoman dan juga standar yang berlaku untuk masyarakat umum.

Sifat 3 : Andal

Sifat laporan keuangan yang selanjutnya adalah andal. Jadi, informasi yang tersaji di dalam laporan keuangan harus dibuat dengan berlandaskan pedoman ataupun peraturan yang berlaku agar informasi keuangan di dalamnya bisa dipercaya dan juga lebih andal.

Selain itu, laporan keuangan juga harus disajikan secara menyeluruh. Harus Anda ketahui juga bahwa informasi yang tersaji di dalam laporan keuangan harus bisa diverifikasi, jujur, dan terbebas dari definisi yang menyesatkan dan juga kesalahan material.

Jadi, harus Anda ketahui bahwa dalam membuat laporan keuangan, informasi yang relevan dan bisa dipahami juga tidaklah cukup, informasi yang tertera di dalamnya pun harus bisa diandalkan agar isi di dalamnya tidak menyesatkan ataupun merugikan setiap penggunanya.

Sifat 4 : Laporan Keuangan harus Dapat Dibandingkan

Sifat yang terdapat di dalam laporan keuangan selanjutnya yang harus Anda ketahui adalah laporan tersebut harus bisa dibandingkan. Artinya, dalam hal ini laporan keuangan harus bisa dibandingkan dengan berbagai perusahaan lain. Hal ini sangat penting untuk menilai sendiri bisnis yang sedang Anda geluti.

Agar bisa dibandingkan dengan berbagai perusahana lain, maka pastikanlah kebijakan akuntansi, sistem yang digunakan dan pedomannya sama.

Selain bisa menjadi pembanding dengan perusahaan lain, laporan yang tersaji juga nantinya sangat penting untuk membandingkan laporan di setiap tahun.

Untuk bisa dibandingkan pada setiap tahunnya, pastikanlah laporan keuangan tersebut harus sudah tersaji dalam kurun waktu dua periode. Untuk itu, takaran dan juga penyajian informasi keuangan dari berbagai hasil transaksi dan peristiwa lainnya yang sama harus dibuat secara lebih konsisten demi perusahaan.

Sifat 5 : Materialistis

Relevansi atas informasi yang tersaji akan dipengaruhi oleh suatu hakikat dan juga materialitas dari laporan keuangan. Sebuha laporan bisa disebut sebagai material bila misstatement atau omission bisa memberikan dampak pada keputusan ekonomi penggunanya.

Materialistis ini akan sangat berdampak pada jumlah kesalahan ataupun pos yang dianggap sesuai dengan peristiwa tertentu dari omission (kelalaian dalam mencantumkan) ataupun misstatement (kesalahan dalam kegiatan pencatatan). Untuk itu, materialistis ini bisa dikatakan satu titik pemisah atau ambang batas dari sebuah kualitatif pokok yang harus dimiliki agar informasi yang terjadi di dalamnya bermanfaat.

Sifat 6 : Penyajian Laporan Keuangan Harus Jujur

Biasanya, informasi yang termuat di dalam laporan keuangan akan selalu memiliki risiko penyajian yang dinilai kurang jujur atau tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya. Namun, bukan artinya informasi tersebut salah, hanya saja karena memang sulitnya dalam melakukan identifikasi transaksi dan kondisi yang dilaporkan.

Penyajian laporan keuangan yang jujur ini bisa dikatakan dalam menyusun atau menerapkan takaran serta teknik informasi yang tersaji sudah sesuai dengan makna dari suatu transaksi ataupun peristiwa yang telah terjadi.

Sifat 7 : Substansi Mengungguli Bentuk

Bila informasi yang tersaji dibuat untuk menyajikan informasi yang jujur terkait kejadian yang sudah berlangsung, maka kejadian tersebut tentunya harus dicatat dan juga ditampilkan sesuai dengan substansi dan juga realitas ekonomis dan bukan hanya dalam bentuk hukum saja.

Sifat 8 : Laporan Keuangan Harus Netralitas

Sifat selanjutnya adalah netralitas. Artinya, informasi yang tersaji harus mengarah pada kebutuhan umum si pelaku usaha ataupun pengguna, tidak tergantung pada keperluan atau keinginan dari pihak-pihak tertentu.

Setiap usaha tidak diperbolehkan untuk menampilkan informasi yang memberikan keuntungan pada sejumlah pihak bila ada yang merasa dirugikan dan memang memiliki kepentingan yang berlainan.

Sifat 9 : Pertimbangan Sehat

Membuat laporan keuangan dalam suatu titik akan dihadapkan pada kondisi ketidakpastian dalam suatu peristiwa tertentu, seperti utang yang dirugikan, dan lain sebagainya. Meski begitu, menggunakan pertimbangan yang tidak sehat akan sangat tidak diperbolehkan dalam beberapa hal. Misalnya pembentukan cadangan tersembunyi, berlebihan, dan juga penyisihan.

Lebih dari itu, pertimbangan yang tidak sehat juga tidak diperbolehkan secara sengaja dengan menetapkan penghasilan yang rendah ataupun tidak netral. Karena hal ini akan membuat laporan tidak memiliki kualitas yang andal.

Sifat 10 : Kelengkapan

Laporan keuangan juga harus memiliki kelengkapan. Artinya, informasi yang tersaji di dalamya harus bisa diandalkan. Pastikan juga laporan keuangan yang tersaji harus lengkap, baik dari sisi materialitas ataupun sisi biaya.

Demikian beberapa informasi terkait karakteristik atau sifat dalam membuat dan menyusun laporan keuangan. Setiap pebisnis dan akuntan harus mempelajari dan memahami berbagai sifat dari laporan keuangan agar bisnis dapat berjalan dan berkembang secara baik sampai masa depan.

Jika Anda mengalami kesulitan atau tidak memiliki banyak waktu untuk membuat laporan keuangan, serahkan pada IPOS.

Dengan menggunakan IPOS, Anda bisa mendapatkan laporan keuangan secara otomatis. Di dalamnya pun sudah dilengkapi fitur0fitur luar biasa yang bisa meningkatkan efisiensi bisnis Anda. Sehingga Anda bisa lebih fokus dalam mengembangkan bisnis.

Coba gratis IPOS di sini sekarang juga.



Baca juga

3 Februari 2023
Komunikasi Bisnis ternyata Penting, Ini Dia Manfaatnya!
Komunikasi bisnis yang jelas dan efektif sangat penting bagi karyawan, manajer maupun pimpinan untuk melakukan pekerjaan dan memenuhi tanggung jawab. Tanpa proses dan alat yang tepat, berbagai masalah serius bagi bisnis mulai dari karyawan, pelanggan yang tidak puas bahkan laba yang perlahan menghilang. Lalu bagaimana komunikasi bisnis dapat membantu Anda?

2 Februari 2023
Perencanaan SDM yang Baik dan Tepat, Ini Dia Prosesnya!
Sebuah perusahaan tidak akan terlepas dari urusan perencanaan SDM karena hal tersebut memiliki manfaat untuk memberdayakan pegawai/karyawan secara efektif. Secara umum, SDM adalah mereka yang memiliki keterampilan tertentu yang bisa bekerja dalam suatu perusahaan atau organisasi. SDM merupakan salah satu dari tiga elemen penting lain untuk mencapai tujuan perusahaan, selain modal dan teknologi. Karena SDM sangat penting untuk perusahaan, maka kehadiran perencanaan SDM menjadi suatu hal yang penting. Sehingga tanpa adanya perencanaan sumber daya manusia yang baik, sebuah perusahaan atau organisasi tidak akan bisa bertahan, berkembang, bahkan maju di masa depan.

1 Februari 2023
Kesalahan Riset Pemasaran yang Perlu Dihindari
Riset pemasaran adalah proses menentukan kelayakan produk atau layanan baru melalui penelitian yang dilakukan secara langsung kepada pelanggan potensial. Tahapan ini memungkinkan perusahaan untuk menemukan target pasar dan mendapatkan feedback langsung dari konsumen tentang minat mereka pada produk atau layanan bisnis Anda. Riset pemasaran juga akan memberikan informasi berharga yang dapat membantu bisnis dalam membuat bisnis plan dan strategi bisnis. Secara umum, proses ini dilakukan dengan mengumpulkan data menggunakan dua metode yaitu metode primer dan sekunder. Penelitian dengan metode primer dilakukan dengan mengumpulkan informasi langsung dari target audiens, pelanggan, atau pelanggan potensial melalui wawancara, kuesioner, survei, dan focus group. Sedangkan untuk metode sekunder, penelitian bergantung pada sumber informasi yang ada, seperti laporan dan studi yang sudah diterbitkan oleh industri bisnis tertentu. Kedua metode ini sering digabungkan untuk mendapatkan hasil riset yang lebih akurat.

31 Januari 2023
Riset Pemasaran : Definisi, Metode, dan Langkah Penyusunan
Untuk memasarkan sebuah produk, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mencari tahu target pasar dari produk. Anda dapat mengetahui suatu produk diterima atau tidak di pasar dengan melakukan riset pemasaran. Dengan melakukan proses ini, akan diketahui produk atau jasa yang ditawarkan, di mana produk atau jasa tersebut dibutuhkan, dan kualitas produk seperti apa yang dibutuhkan para konsumen. Selain itu, bisa juga untuk mengetahui seberapa besar permintaan dan potensi permintaan, kapan permintaan tersebut memuncak dan kapan permintaan tersebut menurun.

26 Januari 2023
Biaya Langsung dan Tidak Langsung dalam Akuntansi, Apa Itu?
Pernahkah Anda menghitung berapa biaya listrik yang digunakan untuk masing-masing alat elektronik yang digunakan di rumah Anda? Misalnya televisi, lampu, mesin cuci, setrika, dan alat elektronik lain yang menggunakan daya dari listrik. Anda mungkin dapat menghitung secara rumus matematika atau fisika dengan cara melihat berapa watt alat tersebut, berapa lama pemakaiannya kemudian dikalikan dengan tariff daya dari tagihan listrik Anda. Namun hitungan tersebut hanyalah perkiraan, karena tidak mungkin Anda mencatat semua itu dari setiap alat elektronik. Pertanyaan sederhana di atas adalah salah satu contoh kenapa biaya tidak langsung itu ada. Bagi kehidupan rumah tangga ini tidaklah penting akan tetapi bagi Anda yang menjalankan usaha hal ini menjadi sangatlah penting. Maka dari itu, mari kita bahas perbedaan antara biaya langsung dan biaya tidak langsung.